Iklan Ucapan Idul Fitri
Space Iklan
Iklan Ucapan Idul Fitri

Sabtu, 22 Agustus 2015

Pemda Dinilai Kurang Manfaatkan Dana Transfer Daerah

Pemda Dinilai Kurang Manfaatkan Dana Transfer Daerah

\Pemda Dinilai Kurang Manfaatkan Dana Transfer Daerah\
(Foto: Okezone)
JAKARTA - Minimnya pengetahuan finansial atau keuangan membuat kemiskinan di Indonesia tetap ada, padahal daerah tersebut sudah mengalami kemajuan yang pesat, seperti di Jakarta.
Dekan Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB Arief Satria menuturkan, selama ini masyarakat Indonesia hanya fokus terhadap uang tanpa diikuti dengan pengetahuan atau cara pengelolaan uang yang baik dan benar.
"Kita ini terlalu mengandalkan uang tanpa melihat kemampuan SDM," kata Arief di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (16/8/2015).
Arief menyebutkan, seperti dana transfer daerah yang masih minim diserap oleh pemerintah daerah. Menurut dia, pembangunan di daerah seharusnya lebih berkembang jika SDM memiliki pengetahuan pengelolaan keuangan yang baik.
"Sebelum finansial masuk, SDM harus kuat. Supaya tidak terjadi moral hazard," tambahnya.
Selama ini, sambung Arief, dana transfer daerah dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah tidak dioptimalkan dengan baik oleh pemerintah daerah.
"Ketika uang masuk ke desa, kalau SDM tidak mampu mengelola maka sama saja," tandasnya.
(wdi)
Alt/Text Gambar

SHARE THIS

1 comments:

Budi supriyanto mengatakan...

Peta Induk Perencanaan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Usaha Produktif..untuk akses jalan berstandar mutu baik..untuk tambah modal usaha dng perlindungan usaha...usaha masyarakat disesuwsikan dng potensi unggulan daerah..dan penyerapan investasi untuk modal besar daerah...tambang..kelautan dn tehnogi pangan..tanaman industri..ppdn pangan. .Dana Desa menyesuwaikan dng Peta Induk. Proyek Pertumbuhan Ekonomi Daerah..tradisi penggunaan anggaran hanya untuk pembangunan fisik yg tidak sangat medesak. .kusus kecuali bagi daerah yg SPBD. yg KAYA..bagi daerah miskin fokus dulu untuk Pemberdayakan Usaha Masyarakat dng modal yg sesuwai standar usaha dengan perlindungan usaha yg jelas../UKM..Dana besar tidak tepat prioritasnya..mubajir..pelindungan pemeritah untuk setiap usaha perorangan...mengeluarkan inin usaha..sama dng melindungi. modal dn pemasaran..