Lumajang.monitorjatim.com.
Di tengah pesatnya perkembangan media digital, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peluang semakin besar untuk menjadi penghubung informasi sekaligus penggerak promosi potensi desa. Melalui konten digital yang kreatif dan berkualitas, KIM dapat memperkenalkan produk UMKM, destinasi wisata, seni budaya, hingga berbagai inovasi masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.
Penguatan peran tersebut menjadi salah satu pembelajaran yang dibawa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang setelah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif dan Transformasi Beyond Media Jawa Timur yang berlangsung pada 29–30 Juli 2026 di Whiz Luxe Spazio Surabaya. Kegiatan tersebut mengangkat pentingnya adaptasi media digital, kolaborasi, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui pemanfaatan komunikasi dan media yang efektif.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, mengatakan perubahan lanskap media membuka peluang baru bagi KIM untuk tidak hanya menjadi penyebar informasi pembangunan, tetapi juga menjadi motor promosi potensi lokal di tingkat desa.
Menurutnya, keberadaan KIM dapat mendukung pengembangan ekonomi kreatif dengan menghadirkan narasi yang menarik mengenai produk unggulan, destinasi wisata, budaya lokal, maupun berbagai inovasi masyarakat sehingga lebih dikenal oleh publik.
"Peran KIM saat ini semakin strategis. Selain menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar, KIM juga dapat menjadi penggerak promosi potensi desa melalui konten digital yang kreatif, edukatif, dan terpercaya," ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Media Center Diskominfo Kabupaten Lumajang, Muhamad Khoirul Anam, mengatakan hasil bimtek akan menjadi referensi dalam memperkuat pembinaan KIM, terutama dalam penyusunan narasi, pengembangan konten multimedia, pemanfaatan media sosial, hingga penguatan kemampuan bercerita (storytelling) agar informasi yang disampaikan lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.
Ia menilai kemampuan mengemas informasi menjadi salah satu faktor penting di era digital. Dengan narasi yang baik, KIM tidak hanya mampu menyampaikan informasi pembangunan, tetapi juga dapat mengangkat kisah inspiratif masyarakat, memperkenalkan produk unggulan desa, serta memperluas promosi potensi lokal melalui berbagai platform digital.
"Harapannya, KIM semakin percaya diri menghasilkan konten yang berkualitas sehingga mampu menjadi simpul informasi publik sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas," katanya.
Melalui penguatan kapasitas tersebut, Diskominfo Kabupaten Lumajang berharap jejaring KIM terus berkembang sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik yang partisipatif, meningkatkan literasi digital masyarakat, sekaligus memperkuat promosi potensi lokal sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Lumajang. (




0 comments:
Posting Komentar